Jika kalian menggunakan komputer atau laptop yang menggunakan sistem operasi windows terutama windows 10 akan menemui icon shortcut untuk memudahkan kita menggunakan komputer atau laptop itu. Shortcut adalah sebuah fitur pada komputer yang disediakan kepada pengguna untuk memberikan cara yang cepat dan mengurangi proses dalam suatu pekerjaan. Atau dengan kata lain, shortcut adalah sebuah jalan pintas untuk memotong jalan yang panjang. Berkaitan dengan hal tersebut, shortcut yang terdapat dalam komputer dapat membantu pengguna dengan cara membuat jalan pintas menuju sebuah file, komputer, internet address, atau program yang terinstall di penyimpanan komputer maupun jaringan.

Dalam dunia IT (Informasi Teknologi), sudah pasti tidak asing dengan suatu hasil karya manusia yang banyak merugikan manusia lainnya, yaitu Virus yang di infeksikan ke software atau file di komputer sesuai dengan keinginan pembuat virus. Salah satunya adalah virus yang di tanamkan pada sebuah shortcut.

menghapus virus shortcut windows

Virus Shortcut tidak membahayakan komputer, tetapi munculnya shortcut berulang-ulang kali yang membandel kerap membuat kita menjadi terganggu. Dari dulu hingga sekarang, virus shortcut muncul di Flashsdisk atau media penyimpanan lainnya, hal itu menjadikan resah bagi pengguna komputer karena adanya virus shortcut disebabkan Flashdisk kita terinfeksi oleh virus dari penyimpanan lain atau bisa jadi virus dari komputer kita sendiri.

Artike Lainnya  Cara menambahkan kelas di Google Classroom

Bisa juga terjadi pada komputer yang awalnya bersih dari virus, ikut tekontaminasi virus shortcut karena di tancapkan Flashdisk yang sudah terinfeksi virus di dalamnya. Untuk menghilangkan virus shortcut sebenarnya tidak susah, tergantung sejauh mana virus ini menyebar. Hanya saja, membutuhkan waktu yang lama untuk melakukan proses scanning virus.Virus Shortcut memiliki file induk berupa folder yang bernama Recycler, folder tersebut memproduksi beberapa file, seperti:

  1. autorun.inf
  2. Dekstop.ini
  3. fanny.bmp
  4. Thumb.db
  5. Dan beberapa shortcut yang berekstensi .lnk (ekstensi LNK)

Kita harus menghapus virus shortcut windows ini Ketika virus shortcut menginfeksi komputer atau menginfeksi media penyimpanan, virus shortcut berusaha membuat file-file tersebut di setiap Drive dan Folder yang ada dalam komputer. Berikut ini adalah cara-cara untuk menghapus virus shortcut yang membandel:

  • Mematikan System Restore

Pilih My Computer Klik kanan Pilih Properties, kemudian Pilih System Protection di bagian kiri atas Pilih Pilih tombol Configure Pilih Turn off system protection Pilih Apply, kemudian Pilih OK. Cara ini bertujuan agar file induk virus shortcut, tidak bisa mengembalikan file-file virus yang kita hapus nantinya.

  • Mematikan Hidden File And Folders

Buka Explore Pilih Organize di kiri atas Pilih Folder and Search options Pilih Tab View Pilih Show hidden file and folder Hilangkan centang pada Hide Extension for knows File type Hilangkan centang pada Hide Protected operating system files (recommended).

  • Menghilangkan Folder Recycler dengan Paksa Secara Permanen

Buka Start Ketik di pencarian cmd, kemudian buka cmdnya Masuk di Drive Flashdisk, contoh jika Flashdisk kita terdeteksi sebagai Drive F, maka ketik F: lalu enter, kemudian kita akan dibawa ke ruang Drive G kita ketikkan perintah seperti berikut: rd/s recycler (plihan untuk hapus folder Recycler, biasanya folder ini tidak bisa di hapus).

Artike Lainnya  Pembahasan materi UKK TKJ pada Tahun 2019

Note: Untuk File dengan ekstensi .Ink harus hati-hati menghapusnya, di karenakan ada file windows yang memiliki ekstensi yang sama. Untuk mengetahui perbedaannya, kita bisa mengarahkan kursor pada folder yang di temukan, jika kita mendekatkan kursor ke folder kemudian muncul sebuah link yang mengarah ke windows/system32 itu artinya file tersebut adalah virus shortcut. Lakukan cara ke-3 jika memang Anti virus di laptop kalian sudah tidak mampu mendeteksi virus.

Itulah dia teman-teman cara menghapus virus shortcut windows 10, semoga Bermanfaat. Mohon maaf jika ada penyampaian bahasa yang keliru dan ada penulisan yang salah. Sekian dan Terima kasih.