Tidak Percaya Diri atau sifat rendah diri adalah salah satu sifat manusia yang negatif. Sifat tidak percaya diri ini bisa jadi berbahaya dalam pembentukkan diri seseorang, ibarat penyakit yang akan menggerogoti hidupnya. Sebenarnya tidak percaya diri adalah perasaan alami manusia yang diberikan Tuhan agar manusia tidak kelewat percaya diri dan akhirnya sombong. Selain orang gila dan orang mabuk, setiap orang waras pasti memiliki rasa tidak percaya diri, hanya saja konteks dan kadarnya berbeda-beda.

Selama kita melakukan hal yang benar dan halal, sebenarnya tidak ada alasan bagi kita untuk merasa tidak percaya diri. Kalaupun kita belum mampu melakukan sesuatu, sebagai manusia kita bisa belajar dulu. Dan belajar cara Mengatasi Rasa TIDAK PERCAYA DIRI. Masalahnya beberapa orang ternyata meletakkan rasa tidak percaya diri itu pada tempat yang salah, sehingga kehidupan dan kesuksesannya terhambat oleh rasa tidak percaya diri.

  • TANDA-TANDA SESEORANG DIKATAKAN TIDAK PERCAYA DIRI :
  1. Merasa diri rendah, bodoh, tidak mampu, tidak pantas
  2. Kesulitan dalam bergaul, susah mendapatkan teman baru.
  3. Merasa kurang nyaman jika ada seseorang yang mendekatinya.
  4. Tidak berani memulai percakapan atau perkenalan dengan orang lain.
  5. Malu mengungkapkan ide atau pendapatnya kepada orang lain.
  6. Demam panggung, takut berbicara di depan umum (public speaking phobia).
  7. Ketika masuk dalam lingkungan baru.
    Dia cemas dan takut kalau orang-orang di lingkungan baru tersebut menolak atau tidak menyukainya.
  8. Suka menyendiri karena merasa tidak ada yang mau berteman.
  9. Tegang atau grogi ketika berhadapan dengan orang lain yang baru dikenal sehingga tingkah lakunya terlihat kaku.
  10. Merasa bahwa orang lain selalu memperhatikan kelemahannya.
Artike Lainnya  Cara membuat Curriculum Vitae yang menarik

Apakah Rasa Tidak Percaya Diri diatas pernah anda alami? Bila iya, maka anda harus bisa mengatasinya agar terhindar dari rasa tidak percaya diri tersebut…

  • PENYEBAB RASA TIDAK PERCAYA DIRI :
  1. Pengaruh lingkungan.
    Seorang bisa menjadi minder apabila selalu dilarang, disalahkan, tidak dipercaya, diremehkan oleh lingkungannya.
  2. Sering diremehkan dan dikucilkan oleh teman sejawat.
  3. Pola asuh orang tua yang sering melarang dan membatasi kegiatan anak.
  4. Orang tua yang selalu memarahi kesalahan anak.
    Suka memarahi tapi tidak pernah memberi penghargaan apabila anak melakukan hal yang positif.
  5. Kurang kasih sayang, penghargaan, atau pujian dari keluarga.
  6. Tertular sifat orang tua atau keluarga yang minder.
  7. Trauma kegagalan di masa lalu.
  8. Trauma dipermalukan atau dihina di depan umum.
  9. Merasa diri tidak berharga lagi karena pernah dilecehkan secara seksual.
  10. Merasa bentuk fisik tidak sempurna.
    Padahal, berapa banyak tokoh besar yang tetap percaya diri meskipun secara fisik kurang menarik?

Jadi Kita harus menghilangkan rasa tidak percaya diri tersebut menjadi rasa percaya diri karena di dalamAl-Qur’an sudah sangat jelas memaparkan dan berbicara apa maksud sebenarnya kepada akal dan juga perasaaan semua manusia, membersihkan hati dan juga jiwa mereka melalui ibadah – ibadah yang dilakukan, mengajarkan kepada mereka mengenai ilmu yang berhubungan dengan aqidah tauhid.

Kemudian memberi dan menginformasikan kepada mereka semua sebagai petunjuk yang bisa digunakan demi kebaikan dan juga kepentingannya. Baik dalam ruang lingkup kehidupan individu atau pun ruang lingkup sosial. Berarti hal itu digunakan untuk menunjukkan kepada mereka semua bahwa penjelasan tersebut merupakan jalan terbaik yang sudah ditentukan oleh Allah Swt.

Fungsi utamanya adalah untuk mewujudkan jati diri yang ada dalam diri mereka sendiri, melakukan pengembangan terhadap kepribadian mereka, mendorong diri mereka sehingga bisa menuju kesempurnaan, bisa digunakan untuk mewujudkan kebahagiaan khususnya bagi diri mereka sendiri, baik kehidupan di dunia atau pun kehidupan di akhirat…

  • Ayat Al Quran tentang Percaya Diri
Artike Lainnya  Cara membuat file ISO dengan mudah di windows

Al-Qur’an sebagai rujukan pertama juga menegaskan tentang percaya diri dengan jelas dalam beberapa ayat-ayat yang mengindikasikan percaya diri, Ayat yang berhubungan dengan sifat percaya diri, berikut ini merupakan firman Allah tentang percaya diri :

“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.” (Ali Imran : 139)

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (Fusshilat : 30)

“Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia; dan tiada yang memahaminya kecuali orang yang berilmu.” (QS. Al ‘ankabut : 43)

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan orang-orang yang dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah…” (QS. Al an ‘am : 116)

Ayat-ayat yang sudah di jelaskan di atas bisa dikatakan sebagai ayat yang mengulas mengenai berbagai persoalan yang berhubungan dengan percaya diri. Karena semua hal yang berkaitan dengan perbuatan dan juga sifat dari seorang mukmin sejati wajib mempunyai nilai – nilai positif terhadap dirinya sendiri dan tidak lupa harus berkeyakinan kuat dengan apapun yang telah dihadapi.

Dapat diambil kesimpulan bahwa artikelsaya mengenai percaya diri dalam islam di atas yang diulas secara detail dan dikemas dengan menarik, diharapkan bisa membantu memudahkan dalam mempelajari serta memahaminya lebih dalam lagi.

Sehingga nantinya mungkin bisa dijadikan sebagai bahan referensi yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari – hari dan menambah wawasan bagi kita semua.