Apakah kalian pernah mengalami laptop terasa lama sekali saat akan melakukan restart? Loading muter-muter terus sehingga bikin pusing?. Pada umumnya restart dilakukan untuk memulihkan atau menerapkan beberapa settingan yang ada di dalam komputer. Hal ini dilakukan karena jika terdapat setting yang mengalami error maupun masalah pada sistemnya dapat kembali seperti semula.

Namun bagaimana jika saat melakukan restart, ternyata prosesnya mentok pada bagian Booting saja? Contohnya saat sedang masuk windows dan pada proses booting membutuhkan waktu beberapa puluh menit atau bahkan berjam-jam. Tentu saja hal ini sangat mengesalkan dan sangat membuang banyak waktu. Maka dari itu akan saya bahas cara mengatasinya pada artikel kari ini. Dan inilah pembahasannya :

1. Cek pada RAM dan Memori Harddisk

Penyebab laptop mengalami restart yang lama salah satunya adalah bisa jadi karena terlalu banyak memori yang digunakan. Bisa memori pada RAM komputer atau memori pada Harddisk. Cobalah cek pada memori RAM, buka “Start Task Manager” dan perhatikan berapa banyak aplikasi ataupun software yang sedang berjalan pada laptop. Jika RAM sudah terlalu penuh, otomatis kinerja laptop pun akan semakin lambat. Untuk menghentikannya, tinggal klik “end process” pada aplikasi yang banyak memakan memori. Dengan begitu, secara otomatis, aplikasi akan tertutup.

Pada Harddisk, sama halnya dengan RAM. Banyaknya aplikasi yang tidak terpakai dan banyaknya sampah yang menumpuk di dalam hardisk membuat laptop menjadi lambat. Cobalah untuk mempelajari cara membersihkan laptop dari file-file sampah. Jika file-file sampah sudah dibersihkan dan menguninstal aplikasi yang tidak terpakai, maka performa laptop kalian akan jauh lebih baik.

Artike Lainnya  Memperbaiki Google Chrome tidak bisa dibuka

2. Cek Virus pada Laptop

Adanya virus pada laptop, membuat laptop kita menjadi lambat. Penyebab laptop bisa terkena virus biasanya bisa karena berbagai macam cara. Pada umnya virus dapat masuk pada laptop atau komputer saat kita melakukan browsing dan tidak sengaja menekan situs-situs yang menyebarkan malware. Cara lainnya adalah bisa melalui flashdisk yang jarang discan anti virus, atau sudah tertular virus dari komputer lain.

Halya harus dilakukan pertama adalah kita harus mengetahui cara mengecek virus pada laptop. Apabila pada laptop sudah terpasang anti virus, sekarang cobalah kalian scan laptop secara keseluruhan. Dan jika laptop tidak terpasang antivirus, maka kamu coba cara menghapus virus di laptop tanpa menggunakan antivirus. Setelah virus sudah dihapus semua, selanjutnya cobalah lakukan restart kembali dan lihat hasilnya.

3. Harddisk Rusak

Jika beberapa cara di atas masih gagal, maka ada kemungkinan terdapat masalah pada bagian harddrive. Ciri-ciri harddisk yang mulai mengalami kerusakan adalah jika muncul jumlah kapasitas harddisk yang tidak konsisten. Sebagai perumpamaan jika hari ini memori harddisk pada drive C ada tersisa 2GB yang masih kosong, lalu beberapa menit kemudian memorinya berkurang menjadi 1 GB secara tiba-tiba. Namun, beberapa menit kemudian berubah lagi menjadi 3GB.

4. Tambahkan RAM

Nah cara memperbaiki laptop yang lama saat restart adalah menambahkan RAM. Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya bahwa RAM yang kecil dapat mempengaruhi kinerja laptop menjadi lebih lambat. Salah satu akibatnya adalah dalam proses booting akan menjadi lama. Jika laptop masih menggunakan RAM yang berkapasitas 1GB, hal seperti itu bisa terjadi karena untuk menjalankan beberapa aplikasi maupun proses yang berjal saat ini, minimal harus menggunakan memori RAM sebesar 2GB. Maka dari itu, jika laptop kalian masih dapat dilakukan upgrade RAM, cobalah untuk menambah kapasitas RAM nya.

Artike Lainnya  Cara Memulihkan Lupa Password Pada Laptop

5. Setting pada Power Options

Cara terakhir pada pembahasan kali ini yang bisa kamu coba adalah mengatur power option pada bagian baterai. Untuk cara-cara melakukannya adalah sebagai berikut :

  • Klik kanan pada bagian icon baterai laptop yang terdapat di bagian taskbar.
  • Selanjutnya pilih opsi “Power Option”, kemudian klik opsi tersebut.
  • Lalu klaian akan melihat banyak pilihan opsi di bagian jendela kiri. Pilih opsi “Choose What The Power Button Do”.
  • Nantinya kalian akan dialihkan pada halaman berikutnya, di sana klik saja “Change Settings that are Currently Unavailable”, biasanya terdapat icon shield atau perisai.
  • Brikutnya kalian akan diberikan beberapa pilihan yang harus dipilih. Di bagian ini, centang saja pada bagian “Turn on Fast Startup (Rrecommended)”.
  • Apabila sudah dicentang, hal selanjutnya adalah keluar dari Windows Explorer dan lakukan restart laptop untuk mengetahui apakah prosesnya berhasil atau tidak.

Sebagai catatan dan perlu diperhatikan bahwa cara yang satu ini hanya dapat dilakukan pada laptop yang sudah menggunakan Windows 10 sebagai sistem operasinya. Apabila laptop kalian masih Windows 7 kebawah, sebaiknya tidak menggunakan cara ini.Dan perlu diperhatikan lagi bahwa beberapa tips di atas adalah penyelesaian berdasarkan pengalaman yang telah ada. Jika nantinya laptop kalaian masih tidak ada perubahan, maka sebaiknya laptop di tangani oleh orang-orang yang lebih ahli.

Itulah pembahasan tentang 5 cara mudah memperbaiki laptop yang lama saat restart, semoga dengan adanya artikel ini, bisa bermanfaat untuk mengatasi solusi permasalahan pada laptop kalian.Terimakasih.

Gambar oleh Jan Vašek dari Pixabay