Saat kalian membeli laptop tentunya Harddisk Internal sudah ditentukan menurut spesifikasi laptop tersebut. Tetapi tidak menutup kemungkinan layaknya barang elektronik lainnya, harddisk internal pun juga dapat mengalami masalah suatu saat nanti. Jika sampai terjadi, tentunya itu akan sangat merepotkan bagi kita. Terlebih fungsi harddisk pada komputer sangatlah penting. Apabila kalian berencana untuk membeli harddisk internal yang baru, ada baiknya perhatikan Tips Memilih Harddisk Internal Laptop berikut.

  • Kapasitas Yang Di Butuhkan

Untuk memilih Harddisk Internal tips yang pertama adalah cari kapasitas harddisk internal yang diinginkan. Hal ini tergantung dengan kebutuhan kalian sendiri. Jika ingin lebih banyak menyimpan file, data, aplikasi dan software yang mempunyai resource besar, maka kalian harus membeli harddisk internal dengan kapasitas yang besar seperti 1TB atau lebih. Sebaliknya, jika kalian tidak terlalu banyak menggunakan penyimpanan di dalam komputer, ukuran 500GB hingga 1TB saja sudah cukup.

  • Tentukan HDD atau SSD

Pada penyimpanan data di dalam komputer, terdapat dua jenis harddisk yang bisa kalian pertimbangkan. Yakni jenis meliputi jenis Harddisk Internal dan SSD. Saat ini SSD sudah menjadi primadona bagi beberapa pengguna, terlepas dari kelebihan dan kekurangannya. Kelebihan yang menonjol dari SSD salah satunya adalah kecepatannya saat menjalankan sebuah program.

Walaupun begitu, dari segi penyimpanan datanya, SSD masih kalah jauh dari harddisk. Dan yang paling menonjol adalah dari sisi harga pun keduanya berbeda. Harga dari SSD lebih mahal dibandingkan dengan Harddisk. Akan tetapi semuanya kembali dengan kebutuhan dan anggaran kalian masing-masing.

  • Kecepatan Transfer Rate
Artike Lainnya  Cara mengatasi windows 10 lemot karena harddisk

Kalian juga perlu mempertimbangkan bagian inin saat akan membeli Harddisk Internal. Sebagai catatan bahwa semakin tinggi transfer rate yang digunakan maka akan semakin cepat respon yang dilakukan oleh harddisk internal tersebut. Hal ini tentunya akan membuat kecepatan proses data semakin lebih cepat.

  • Cache Space Harddisk

Selanjutnya adalah bagian cache space harddisk. Fungsi dari bagian ini adalah sebagai tempat transfer data dari bagian satu ke bagian lainnya. Umumnya, cache ini terletak di bagian dalam memori harddisk. Sama halnya dengan poin yang sebelumnya, bahwa semakin besar kapasitas cache memori yang digunakan, maka akan semakin cepat proses transfer datanya.

  • Kecepatan Rotasi Harddisk

Masih berhubungan dengan kecepatan, kali ini beralih ke bagian rotasi atau perputaran harddisk. Agar dapat mengetahui kecepatan rotasi harddisk, kalian bisa melihat pada bagian RPM-nya. Kecepatan rotasi harddisk ini akan berfungsi menentukan seberapa cepat proses loading yang dilakukan oleh harddisk. Sama dengan poin yang sebelumnya, semakin besar angka RPM yang digunakan, maka akan semakin cepat rotasinya.

  • Garansi

Hal yang perlu dipertimbangkan selanjutnya saat akan membeli harddisk internal adalah perhatikan masa garansi yang digunakan. Saat melakukan pembelian barang, wajib hukumnya untuk memperhatikan garansinya, terutama untuk barang-barang elektronik. Coba kalian perhatikan apakah garansi yang ditawarkan merupakan garansi resmi atau tidak. Lalu lihat juga bagian lama garansi yang ditawarkan. Akan lebih baik jika memilih lama garansi yang lebih dari satu tahun.

  • Pilih Harddisk Bekas Atau Baru

Tentunya kita sudah tahu jika barang yang baru pastinya memiliki kualitas yang lebih baik jika dibandingkan dengan barang yang lama. Tetapi, jika kita kembali melihat anggaran yang dimiliki, terkadang barang lama juga bisa menjadi pilihan yang harus diterima. Hal ini juga berlaku untuk pembelian harddisk Internal.

Artike Lainnya  cara remote jarak jauh windows dengan team viewer

Apabila anggaran yang kalian punya hanya sanggup membeli harddisk bekas, maka kalian perlu lebih teliti lagi sebelum membelinya. Karena membeli barang yang sudah bekas merupakan tantangan tersendiri. Sebab jika ada kesalahan dalam membelinya, maka kalian akan rugi yang cukup besar. Oleh karena itu, cobalah untuk lebih berhati-hati lagi.

  • Merk Dari Harddisk

Pada beberapa kasus tertentu merk sangat berpengaruh terhadap kinerja harddisk internal, walaupun merk merupakan hal yang tidak begitu relevan lagi di zaman sekarang. Diusahakan agar kalian membeli harddisk internal baru yang sesuai dengan merk harddisk internal lama. Saat ini, sudah banyak merk harddisk internal yang dijual di pasaran. Diantaranya merk yang terkenal seperti Seagate dan Western Digital sampai dengan merk yang tidak begitu dikenal. Kembali lagi, sesuaikan dengan anggaran yang kalian punya.

  • Pilih Ukuran Harddisk

Hal terakhir yang perlu diperhatikan adalah ukuran dari harddisk internal. Ini sebenarnya adalah pilihan yang tidak begitu penting, karena ukuran ini hanya berfungsi untuk memudahkan saat pemasangan saja. Terlebih ukuran harddisk internal hanya dua macam saja, yakni 3,5 inchi dan 2,5 inchi. Sama halnya dengan SSD yang ukurannya lebih kecil jika dibandingkan dengan Harddisk Internal. Akan tetapi pastikan koneksi pada keduanya dapat berfungsi dengan baik, entah melalui kabel IDE ataupun kabel SATA.

Itulah beberapa Tips Dalam Memilih Harddisk Internal Laptop Yang Baik, sesuaikan dengan kebutuhan dan anggaran kalian terlebih dahulu saat akan membelinya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kalian yang membacanya. Terimakasih.