Seperti halnya kompetisi olahraga, esports juga sering dipertandingkan dalam sebuah turnamen. Oleh karena itu, hadir berbagai tim esports yang bukan hanya sekedar tim biasa, tapi sudah se4perti klub. Di dalam tim esports ada pemain yang digaji, pemilik, sponsor, hingga proses jual-beli pemain. Ini tak aneh, mengingat bisnis esports memang semakin meningkat dengan banyak kompetisi dunia yang memperebutkan jumlah hadiah yang besar. Lantas, siapa saja tim esports yang paling besar saat ini di dunia? Berikut ini daftarnya.

  • Natus Vincere
    Tim perytama dalam list tim esport terbaik di dunia adalah tim Nature Vincere. Tim yang berbasis di Ukraina ini sudah pasti merupakan tim esport terbesar yang ada di muka bumi. Dengan basis fans yang luar biasa setia, NaVi memang memiliki kharismanya tersendiri. Prestasi datang dan pergi, namun NaVi selalu di hati. Untuk DOTA 2 sendiri, mereka pernah menjadi juara dunia di awal penyelenggaraan The International 2011. Di kancah CS:GO, mereka sudah cukup lama tertidur. Terakhir, mereka menjuarai ESL One: New York 2016. Di halaman website-nya, mereka menyertakan beberapa divisi yang mereka miliki diantaranya DOTA 2, CS:GO, FIFA, League of Legends, Quake Champions, juga Paladins.
tim esport terbaik di dunia

navi-wallpaper-hd

  • Fnatic
    Berbasis di UK, Fnatic memilih untuk melebarkan sayapnya ke seluruh penjuru dunia. Banyak tim-tim esports dari suatu negara yang akhirnya diakuisisi oleh Fnatic. Namun, tidak menjadikan tim tersebut merupakan tim UK karena biasanya pihak organisasi meemberikan tanggung jawab ke tim tersebut. Hal inilah yang menjadikan mengapa Fnatic DOTA 2 merupakan tim Malaysia, Fnatic CS:GO dari Swedia, ataupun Fnatic LOL yang akhirnya menjadi tim Eropa karena pemain-pemainnya yang dikumpulkan dari penjuru Eropa. Saat ini sendiri, mereka memiliki roster di beberapa game seperti CS:GO, DOTA 2, FIFA, HOTS, LOL, serta VainGlory.
tim esport terbaik di dunia

fnatic-wallpaper-hd

  • Virtus.Pro
    Bisa dibilang Virtus.Pro sebagai salah satu yang terbaik yang pernah ada. Hadir dengan lambang beruang khasnya, Virtus.Pro memiliki roster yang mumpuni di tiap game yang mereka ikuti. Mulai dari DOTA 2, CS:GO, LOL, Heartstone, bahkan Quake Champions sekalipun. Berdiri sejak 2003, Virtus.Pro juga menjadi salah satu tim esports terlama di dunia.
tim esport terbaik di dunia

vp-wallpaper-hd

  • Team Liquid
    Kembali tim berlogo hewan. Yes, Team Liquid yang hadir dengan logo kudanya menjadi salah satu tim esports terbesar di dunia. Bukan hanya sebagai tim saja, namun kehadiran salah satu website esport terbaik yaitu Liquipedia juga menunjukkan betapa besarnya passion dari orang-orang yang berada di dalamnya. Liquipedia sendiri dibuat setahun setelah Team Liquid berdiri pada awal millenium. Untuk prestasi, sudah jangan ditanya. Tahun 2017 divisi DOTA 2 mereka menjadi juara dunia. Sedangkan untuk game-game esports yang sudah mereka masuki ada begitu banyak. Starcraft II, LOL, Hearthstone, CS:GO, DOTA 2, HOTS, Super Smash Bros, Street Fighter, Halo, FIFA, PUBG, dan Quake Champions.
Artike Lainnya  Mengatur footnote dan endnote di Microsoft Word

liquid-wallpaper-hd

  • Evil Geniuses
    Kalian tentunya banyak yang sering menggunakan jargon #BleedBlue di banyak kesempatan. Yes, jargon yang berasal dari tim asal Amerika Serikat ini memang santer terdengar apalagi saat mereka bermain dalam permainan terbaiknya, Nah, bicara tentang Evil Geniuses, kalian pasti tahu bagaimana banyaknya divisi yang mereka miliki. Saat ini mereka memiliki divisi di DOTA 2, Tekken, Capcom vs Marvel, Street Fighter, Halo, Super Smash Bros, Call of Duty, juga Gwent.

eg-wallapaper-hd

  • OG

Nah yang di list teraakhir sebagai tim esport terbaik di dunia adalah Tim OG pertama kali didirikan oleh Johan ‘n0tail’ Sundstein, yang merupakan mantan pemain tim Fnatic, pada tahun 2015. Saat itu mereka mengusung nama (monkey)Business. Sundstein mendirikan (monkey)Business bersama Tal ‘Fly’ Aizik, David ‘MoonMeander’ Tan, Amer ‘Miracle’ Al-Barkawi dan Andreas ‘Cr1t’ Nielsen. Setelah menguasai turnamen Frankfurt Major 2015, popularitas mereka mulai menanjak dan mereka kemudian mengusung nama OG. Tidak lama setelah dibentuk, OG berhasil menjuarai turnamen Dota 2 Frankfurt Major 2015. Turnamen ini merupakan bagian dari Dota Major Championship yang diadakan pertama kali oleh Valve pada tahun 2015.

Setelah itu, dominasi OG semakin tidak terbendung. Mereka berhasil memenangkan Manila Major 2016, Boston Major 2016 dan Kiev Major 2016. Tim yang berbasis di Eropa ini berhasil menjadi tim pertama yang memenangkan empat Dota Major Championship.

OG-Esports-Branching-into-CSGO

Setelah menjuarai The International 2018 (TI8) dengan ditinggal dua pemainnya yaitu Fly dan Gustav ‘s4’ Magnusson, OG kembali mengikuti kompetisi Dota 2 The International 2019 (TI9) dengan susunan pemain Johan ‘N0tail’ Sundstein, Anathan ‘ana’ Pham, Topias ‘Topson’ Taavitsainen, Sébastien ‘Ceb’ Debs dan Jesse ‘JerAx’ Vainikka.Mereka berhasil masuk ke babak final dan mengalahkan Liquid dengan skor 3-1. Kali ini, OG tidak hanya berhasil menjadi juara tapi juga mencatat sejarah baru sebagai tim pertama yang menjadi juara dua kali berturut-turut sepanjang sembilan tahun penyelenggaraan.

Artike Lainnya  Cara install NodeJS dan NPM di Ubuntu 18.04