Jenis-jenis format file gambar sangat bermacam-macam. Ada yang berformat JPG ata PNG, dan masih banyak lagi. Format gambar dapat kalian lihat saat akan membuka file. Sebagai pengguna komputer, alangkah lebih baik kita juga mengenal dan memahami macam-macam format file gambar atau foto, untuk menambah wawasan tentang seluk beluk dunia komputer. Apalagi jika kita sering atau bahkan suka dengan desain grafis, maka mengenal jenis-jenis format file gambar menjadi syarat wajib dalam dunia desain.

Baiklah mari kita simak macam-macam format file foto dengan penjelasannya masing-masing berikut ini:

1. JPG/JPEG (Joint Photographic Experts Group)

Joint Photographic Experts Group (JPEG) merupakan skema kompresi file bitmap. JPG / JPEG Dikembangkan awal tahun 1980 oleh Joint Photographic Experts Group (JPEG). JPEG merupakan format paling sering digunakan di internet. Implementasi format JPEG terbaru dimulai sejak tahun 1996 dan semakin berkembang dengan inovasi format baru yang menyertai perkembangan teknologi yang memanfaatkan format JPEG lebih luas. Awalnya, file yang menyimpan hasil foto digital memiliki ukuran yang besar sehingga tidak praktis.

Dengan format baru ini, hasil foto yang semula berukuran besar berhasil dikompresi sehingga ukurannya menjadi kecil. Meskipun kompresi gambar JPEG sangatlah efisien dan selalu menyimpan gambar dalam kategori warna true color (24 bit), format ini bersifat lossy compression, yang berarti bahwa kualitas gambar dikorbankan bila tingkat kompresi yang dipilih semakin tinggi. Maka format gambar ini tidak terlalu baik untuk digunakan menyimpan gambar pajangan atau artistik, dan tidak ideal juga untuk penggunaan typography, crips line, atau bahkan hasil fotografi dengan sudut yang tajam, karena objek itu kadang menjadi sama/blur.

Artike Lainnya  PC Gaming Alienware Berdaya Besar Dilarang Beredar di Sejumlah Wilayah Amerika Serikat

2. PNG (Portable Network Graphics)

PNG adalah format gambar yang sangat baik untuk grafis internet, karena mendukung transparansi didalam perambah (browser) dan memiliki keindahan tersendiri yang tidak bisa diberikan format gambar yang lain. Tipe file PNG ini mampu untuk gradiasi warna. Tipe file PNG merupakan solusi kompresi yang powerful dengan warna yang lebih banyak (24 bit RGB + alpha). Berbeda dengan JPG yang menggunakan teknik kompresi yang menghilangkan data. File PNG menggunakan kompresi yang tidak menghilangkan data (lossles compression). Kelebihan file PNG adalah adanya warna transparan dan alpha. Warna alpha memungkinkan sebuah gambar transparan, tetapi gambar tersebut masih dapat dilihat mata seperti samar-samar atau bening. File PNG dapat diatur jumlah warnanya hingga 64 bit (true color + alpha) sampai indexed color 1 bit.

3. GIF (Graphics Interchange Format)

GIF adalah format gambar asli yang dikompres dengan CompuServe. GIF memiliki kombinasi warna lebih sedikit dibanding JPEG, namun mampu menyimpan grafis dengan latar belakang (background) transparan ataupun dalam bentuk animasi sederhana. Format GIF hanya dapat menyimpan gambar dalam 8 bit dan hanya mampu digunakan mode grayscale, bitmap, dan index color. Format GIF menggunakan kompresi algoritma dari LZW (Lempel Zev Welch) yang dimiliki oleh Unisys. Pemegang hak cipta GIF kini dipegang oleh CompuServe Incorporated. Awalnya GIF bebas royalti bagi semua pengguna namun tahun 1995. Unisys memutuskan menarik royalti pada vendor pengguna GIF. GIF menggunakan metode Lossless Compression, untuk membuat ukuran file sekecil mungkin, Lossless Compression adalah kompresi yang tidak mengurangi kualitas pada gambar, namun dapat memperkecil besarnya jumlah file, jadi tidak ada penghilangan data pada saat dilakukan kompresi.

Artike Lainnya  Cara translate bahasa otomatis di google sheet

4. BMP (Bitmap Image)

Bitmap adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik (pixel) yang tersimpan di memori komputer. Format file ini dikembangkan oleh Microsoft untuk menyimpan gambar (bitmap) dan memungkinkan Windows untuk menampilkan kembali gambar tersebut. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit. Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform. Untuk membuat sebuah objek sebagai desktop wallpaper, simpanlah dokumen Anda dengan format file ini. Anda dapat mengkompres format file ini dengan kompresi RLE. Format file ini mampu menyimpan gambar dalam mode warna RGB, Grayscale, Indexed Color, dan Bitmap.

5. TIFF (Tagged Image Format File)

TIFF merupakan format file terkompresi yang biasa digunakan dipaket desktop publishing dan juga merupakan format file bagi percetakan yang diindikasikan dengan ekstensi. Format TIFF biasa digunakan untuk kebutuhan pencetakan dengan kualitas gambar yang sangat tinggi. Ukuran berkas untuk format ini biasanya sangat besar. TIFF juga merupakan jenis format gambar yang memiliki hasil sama persis dengan tangkapan kamera. Sayangnya, saat ini TIFF memang agak jarang ditemukan, apalagi kalau berbicara soal keperluan umum. Namun untuk fotografer-fotografer yang sering mencetak foto, TIFF masih relatif banyak digunakan, dengan alasan akurasi antara hasil cetak dengan digitalnya yang sangat persis.

Itulah dia macam-macam format fie Gambar atau Foto, jika kalian ingin men-Export Gambar yang telah kalian edit di Photoshop maupun di Coreldraw, kalian bisa memilih Type format gambar apa saja yang tersebut diatas, yang kalian inginkan. Sekian, semoga bermanfaat, terima kasih.