Seringkali kita tidak tahu penyebab harddisk tidak terbaca di laptop atau komputer dan harus ke tempat servis untuk mengeceknya.  Harddisk adalah salah satu komponen komputer yang sangat penting. Fungsi dari harddisk sendiri adalah sebagai media penyimpanan untuk berbagai macam file di dalam komputer. Harddisk juga memiliki fungsi yang lainnya, yakni dapat digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi dan softaware yang ada di dalam komputer ataupun laptop.

Karena fungsinya yang sangat vital tersebut, tentu saja kita sebagai pengguna komputer harus memerhatikan hardisk yang terdapat pada komputer dan juga laptop, khususnya untuk kapasitas memorinya. Biasanya kita hanya khawatir dengan ukuran memori pada hardisk yang semkain lama semakin penuh. Padalah solusi untuk mengatasi masalah tersebut hanyalah dengan menghapus file-file atau software yang tidak digunakan lagi atau menggunakan hardisk eksternal sebagai cadangan.

Masalah yang biasanya sering merepotkan lainnya adalah hardisk tidak terbaca di dalam komputer atau laptop kita, hal ini jauh lebih mengesalkan apalagi jika kita sedang terburu-buru membutuhkan file di dalam hardisk tersebut. Apabila hal ini pernah menimpa kalian, yang pertama harus melihat dulu apa penyebab hardisk tidak terbaca di komputer dan laptop seperti berikut.

  • Usia Harddisk

penyebab harddisk tidak terbaca yang pertama adalah usia harddisk itu sendiri. Jika komputer atau laptop yang kalian gunakan sudah berumur lebih dari lima tahun, maka beberapa hardware pada komputer atau laptop yang digunakan pun akan mulai mengalami masalah karena faktor usia. Hal ini juga berlaku untuk perangkat elektronik lainnya, termasuk pada harddisk.

  • Komputer Yang Mati Mendadak

Apakah kalian pernah mengalami mati listrik saat sedang menggunakan komputer? Perlu kalian ketahui bahwa ketika perangkat komputer mati secara mendadak dapat merusak perlangkat keras yang terapat di dalamnnya. Oleh karena itu, fungsi dari stabilizer sendiri adalah untuk memberikan waktu pada perangkat komputer untuk dapat menyala sementara sehingga komputer dapat dimatikan secara normal.

  • Mematikan Komputer Atau Laptop Secara Paksa

Pernahkah kalian mematikan komputer atau laptop secara paksa? Hal yang perlu kalian ketahui juga jika mematikan perangkat komputer secara paksa termasuk halnya dengan kasus di poin kedua. Apabila hanya sekali-kali saja, kalian tidak langsung merasakan kerusakannya. Akan tetapi jika kalian melakukannya terlalu sering, maka tidaklah mengherankan jika ada bagian hardware yang mengalami kerusakan, termasuk pada hardisk.

  • Komputer Atau Laptop Pernah Jatuh

Hal ini sudah bukan rahasia lagi jika sebuah barang elektronik yang pernah terjatuh maka akan mengalami kerusakan. Tingkat kerusakannya sendiri juga tergantung kualitas barang dan seberapa parah terjatuhnya. Apabila komputer atau laptop sempat terjatuh, maka bisa dipastikan terdapat bagian hardware yang mengalami kerusakan, termasuk pada hardisk.

  • Harddisk Jarang Dilakukan Defragment

Salah satu harddisk yang mudah mengalami kerusakan adalah karena jarangnya dilakukan defragment pada harddisk. Padahal tujuan dari defragment adalah untuk mengurangi keberadaan bad sector pada hardisk. Apabila hardisk sangat jarang dilakukan defragment maka bad sector pada hardisk mungkin akan sangat banyak. Jika sudah terdapat bad sector maka kinerja pada hardisk pun tidak akan maksimal.

  • Terdapat Kerusakan File

Pada saat kalian melakukan pemindahan file dari Drive satu ke Drive lainnya, agar diusahakan jangan sampai terjadi mati listrik atau cabut secara paksa pada hardisk eksternal. Karena proses perpindahan file yang tidak selesai menyebabkan kerusakan pada file atau istilahnya adalah terjadi crash file. Maka dari itu, jika kalian ingin memindahkan file yang besar ke dalam harddisk eksternal, sebaiknya komputer menggunakan stabilizer seperti yang sudah disampaikan pada poin sebelumnya.

  • Virus Komputer

Hal yang paling menyebalkan adalah saat terjadi masalah pada komputer atau laptop, contohnya adalah serangan virus komputer. Tidak hanya akan menghambat kinerja dari komputer atau laptop saja, namun hal ini juga dapat merusak hardware yang terdapat pada komputer dan juga laptop. Hal yang paling parah adalah dapat merusak hardisk.

  • Perbedaan Tegangan Listrik Yang Digunakan

Tahukah kalian bahwa setiap tempat memiliki perbedaan tegangan listrik yang digunakan. Maka dari itu, saat kalian akan menggunakan komputer cek terlebih dahulu berapa tegangan listrik yang ada di rumahmu. Standarnya, agar dapat menghidupkan satu buah komputer saja dalam satu rumah minimal tegangan listrik yang harus digunakan adalah 1300 VA. Jika rumah kalian tegangan listriknya kurang dari 1300 VA, maka akan sangat riskan dalam menggunakan komputer. Hal ini juga akan berpengaruh sama dengan poin kedua, terjadi mati listrik secara tiba-tiba.

  • Memori Pada Harddisk Terlalu Penuh

Salah satu kebiasaan buruk oleh sebagian orang adalah memasukan file ke dalam hardisk yang kapasitasnya sudah hampir penuh. Padahal tindakan tersebut hanya akan merusak sistem yang ada di dalam hardisk. Ada baiknya kalian menghapus beberapa file atau uninstal software dan aplikasi yang terdapat pada harddisk. Apabila banyak file yang dbutuhkan, akan lebih baik pindahkan ke hardisk eksternal.

Artike Lainnya  4 fitur wajib yang ada pada smartphone 2020

Itulah penyebab harddisk tidak terbaca pada komputer dan laptop. Apabila ditarik kesimpulan kita dapat mengetahui bahwa sebagian besar penyebab dari hardisk tidak terbaca adalah kesalahan dari pengguna sendiri atau human error. Maka dari itu, jika kalian menginginkan hardware yang awet hingga bertahun-tahun, maka rawatlah hardware yang kalian punya. Semoga artikel ini dapat memberikan manfaat untuk para pembaca. Terimakasih.