Setiap perangkat elektronik sudah dibuat satu set sesuai satu dengan lainnya. Apabila kalian mengganti charger laptop dengan charger yang bukan bawaannya, maka bisa jadi akan berakibat buruk pada laptop kalian. Mungkin dengan tujuan kalian memakai charger yang lebih tinggi amperenya adalah agar baterai laptop lebih cepat terisi penuh. Namun sebenarnya ini adalah informasi yang salah. Berikut adalah pengaruh Charger Laptop Beda Ampere :

1. Arus yang masuk tidak maksimal

Apa jadinya jika amperenya yang lebih tinggi? Ternyata hal itu tidak mempengaruhi apapun. Apabila laptop kalian mempunya kapasitas charging dengan arus 0,8 ampere, lalu kalian menggunakan charger laptop dengan kapasitas 2 ampere, maka arus yang akan masuk tetap dalam jumlah 0,8 ampere. Terkecuali jika laptop kalian memiliki fitur memperbesar arus yang masuk. Tapi hal ini jarang terjadi.

2. Waktu charging tidak berubah

Karena arus yang mengalir tidak berubah, maka waktu charge nya pun juga tidak akan berubah. Apabila biasanya laptop kalian membutuhkan waktu 2 jam untuk full charge, maka itu akan sama halnya walaupun kalian menggunakan charger dengan ampere yang lebih tinggi.

Umumnya, mengecas laptop dengan charger yang mimiliki ampere lebih tinggi tidak berpengaruh apapun. Hal ini berbeda jika kalian mencharge dengan voltase yang lebih tinggi. Jika kalian tetap mencharge laptop dengan voltase atau tegangan yang lebih tinggi, maka akan terjadi kemungkinan laptop bisa rusak. Voltase yang lebih tinggi adalah salah satu yang menyebabkan laptop menjadi cepat panas dan hang. Lama kelamaan panas ini akan menjalar ke sirkuit laptop anda. Sehingga laptop pada bagian motherboard bisa terbakar karena panasnya. Terlebih jika kalian mengecasnya sambil digunakan.

Artike Lainnya  Cara menambahkan bahasa indonesia di windows 10

Maka dari itu, kalian perlu mengetahui cara memeriksa voltase dan juga arus yang sesuai untuk laptop kalian. Biasanya besarnya tegangan dan arus yang sesuai dengan laptop sudah tertera pada chargernya. Pada kotak adaptor, terdapat beberapa tulisan yang menunjukkan spesifikasi baterai dan charger laptop kalian.

Berikut adalah cara memperpanjang umur baterai laptop kalian, cobalah ikuti tips di bawah ini :

  • Mencabut charger saat sudah 100%
    Membiarkan arus listrik mengalir terus-menerus pada laptop adalah salah satu dari penyebab kerusakan baterai laptop. Hal ini bisa merusak komponen-komponen pada laptop kalian. Selain itu juga, baterai laptop bisa cepat bocor akibat kebiasaaan tidak mencabut charge saat sudah penuh. Ada baiknya jangan mengisi baterai laptop saat kalian akan pergi atau tidur.
  • Jangan biarkan sampai laptop mati total
    Hal sepele ini seringkali terjadi saat laptop digunakan untuk bermain game atau menonton film. Karena dua aktivitas tersebut adalah jenis aktivitas laptop yang memakan banyak energi. Kalian kerap melupakan durasi hidup laptop sehingga akan terjadi mati total karena kehabisan baterai. Perlu kalian ketahui, membiarkan laptop kehabisan baterai hingga mati total adalah kesalahan yang fatal. Karena komponen-komponen laptop dipaksa berhenti bekerja secara mendadak ketika laptop tiba-tiba mati. Hal tersebut lama kelamaan akan membuat komponen-komponen pada laptop tersebut akan rusak. Sebaiknya kalian segera mencharge laptop ketika kapasitas baterainya sudah kurang dari 20%. Cara satu ini juga sangat baik untuk merawat baterai handphone.
  • Gunakan charger original
    Apabila laptop kalian Asus, maka kalian juga harus memakai charger merk Asus, walaupun laptop kalian bisa terhubung dengan charger Acer. Memakai charger original adalah salah satu hal yang paling penting dalam perawatan baterai laptop. Jangan sampai memakai charger laptop KW hanya karena harganya yang lebih murah. Karena jika laptop kalian rusak, kalian akan kehilangan lebih banyak biaya. Jika charger original rusak, maka belilah charger lagi yang original, walaupun dengan harga yang mahal. Karena dengan charger original akan menjaga umur baterai laptop kalian. Memakai charger KW hanya akan membuat arus listrik menjadi tidak stabil. Selain itu juga akan terdapat lonjakan arus yang terlalu besar ataupun terlalu kecil.
  • Jaga suhu laptop
    Hampir semua barang elektronik itu lemah terhadap suhu yang tinggi, termasuk juga laptop. Jika kalian ingin memiliki laptop yang awet, maka jauhkanlah laptop dari suhu yang sangat panas maupun dingin. Terutama saat laptop dalam keadaan charging. Membiarkan laptop dalam suhu yang panas akan membuat laptop akan bekerja lebih keras. Yang artinya, baterai laptop juga akan mengeluarkan lebih banyak energinya yang tersimpan. Jika energi ini terus menerus berkurang, maka lama kelamaan daya simpan baterainya juga akan berkurang. Selain itu juga, suhu panas bisa timbul dari kegiatan kita menggunakan laptop. Contohnya jangan gunakan laptop kalian untuk bermain game saat sedang charging. Terlebih jika laptop tersebut adalah tipe laptop yang cepat panas.
  • Aktivkan power saver mode
    Jika mengacu pada pengaturan pabrik, laptop Windows umumnya sudah berada pada mode Balance. Salah satu cara untuk menghemat baterai adalah denga merubahnya ke dalam mode power saver. Caranya adalah dengan masuk ke menu Control Panel dan kemudian klik ikon baterai. Kalian bisa memilih berbagai mode baterai yang tersedia. Pilihlah mode Power Saver untuk menghemat energi baterai laptop kalian. Biasanya mode ini akan membuat layar laptop menjadi lebih redup. Namun fitur ini sangat membantu kalian ketika baterai laptop dalam kapasitas yang kritis.
  • Tutup aplikasi yang tidak digunakan
    Saat sedang sibuk beraktivitas dengan laptop, kerap kali kita membuka banyak aplikasi. Contohnya saja saat kalian membuka browser untuk mencari gambar, lalu membuka adobe photosop untuk mengeditnya. Dan kalian juga membuka aplikasi edit video. Ada baiknya melakukan aktivitas dengan laptop satu persatu. Selain untuk menghemat daya baterai, tidak membuka banyak aplikasi juga membuat laptop tidak bekerja secara sangat keras.
Artike Lainnya  Kesalahan merawat laptop yang sering dilakukan

Itulah beberapa tips agar baterai laptop anda tetap awet, rawat sebaik mungkin barang elektronik kalian agar tidak cepat rusak. Semoga tips ini bisa bermanfaat bagi pembaca. Terimakasih.