Kode Bluescreen atau BSOD di windows adalah sebuah istilah untuk sebuah cara untuk “Debug” dari kerusakan hardware/ software. Jadi dengan adanya Bluescreen, dapat diketahui bagian yang rusak dari sebuah PC/ laptop. Rusak disini tidak seperti eror biasa seperti hang atau lag, tetapi lebih kepada kerusakan fatal yang membuat sistem PC/laptop tidak berkerja dengan baik. Kerusakan tersebut seperti :

  • Kerusakan pada Chip BIOS
  • Pemasangan hardware yang salah, seperti RAM tidak terpasang dengan benar, masalah slot pada VGA/Lan Card, kabel SATA/PATA tidak terpasang dengan benar, pada prosesor tidak terdapat thermal paste/kering, dsb
  • Overheat pada prosesor/hardisk atau VGA Card
  • Kerusakan pada Connector USB
  • Kerusakan pada LAN Card
  • Kerusakan pada Hardisk
  • Kerusakan pada Motherboard, entah itu dibagian VRM, Chipset, Chip Controller dsb
  • BUG/cacat dari software yang digunakan dimana BUG ini menyebabkan sistem tidak bisa berjalan dengan baik
  • BUG/cacat yang ada pada Driver dari hardware yang digunakan.
  • Eror pada regristry

Bluescreen terdapat pada hampir rata-rata operasi sistem. Namun paling sering ditemui pada operasi sistem berbasis Windows dikarenakan paling banyak penggunanya. Ciri-ciri komputer terkena Bluescreen adalah saat sedang beraktivitas, pada PC/laptop tiba-tiba muncul layar biru dengan tulisan-tulisan aneh. Tulisan ini sebenarnya berisi pesan eror yang dapat digunakan untuk menganalisa kerusakan yang terjadi pada sebuah PC/laptop. Layar biru ini muncul sekitar 20 detik sampai akhirnya PC/laptop restart/turn off atau terkadang layar hanya berhenti pada tampilan bluescreen saja. Bagi sebagian orang, bluescreen ini cukup menakutkan sampai muncul istilah Blue Screen Of death.

Artike Lainnya  Cara mengatasi sound tidak bunyi di windows 10

Berikut adalah beberapa kode yang sering terjadi di pengguna komputer di indonesia.

  • Attempted Write To Read only Memory (stop code 0x000000BE)

Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.

  • Driver IRQL Not Less Or Equal (stop code 0x000000D1)

Disebabkan driver mengakses hardware address yang tidak sesuai. Bisa juga disebabkan karena masalah seperti pada “Attempted Write To Read only Memory” di atas.

  • Inaccessible Boot Device (stop code 0x0000007B)

Biasanya masalah ini timbul pada saat startup Windows. Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted), partisi sistem yang tidak aktif atau konfigurasi boot order dan konfigurasi SATA pada BIOS yang salah.

  • Kmode Exception Not Handled (stop code 0x0000001E)

Biasanya masalah ini disebabkan adanya kesalahan pada driver atau service, konflik IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi

  • Page Fault In Nonpaged Area (stop code 0x00000050)

Penyebab masalah ini mirip dengan masalah “Attempted Write To Read only Memory” di atas.

  • Unexpected Kernel Mode Trap (stop code 0x0000007F)

Umumnya error ini disebabkan karena memory yang cacat, kerusakan motherboard atau temperatur prosesor yang tinggi (biasanya terjadi karena overclocking/thermal paste yang kering).

  • Unable To Locate Dll (stop code 0x00000135)

Biasanya disebabkan oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.
Solusi : Jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya bluescreen akan menampilkan informasi nama file yang berkaitan, anda dapat mencari komputer network atau dokumen lain yang sesuai, dan meng-copynya ke folder sistem SYSTEM32 subfolder. Jika blue screen tidak menunjukkan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registry, gunakan System Restore.

  • Thread Stuck In Device Driver (stop code x000000EA)
Artike Lainnya  4 Text Editor Terbaik untuk coding

Biasanya disebabkan oleh video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.
Solusi: Install driver terbaru untuk video card anda, jika tidak, anda perlu mengganti VGA untuk checking jika kegagalan masih terjadi

  • Kernel Mode Exception Not Handled (stop code 0 x0000008E)

Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.
Solusi : Upgrade ke driver terbaru atau meng-upgrade BIOS

  • NMI Hardware Failure (stop code 0 x00000080)

Biasanya disebabkan oleh hardware. (Sepertinya ada kesalahan blue screen dan hardware bond)
Solusi : Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, ganti slot dan kemudian coba install driver terbaru, jika masalah muncul stelah update suatu driver, silakan kembalikan versi asli sebelumnya, untuk memeriksa apakah ada pencemaran di Goldfinger memori dan kerusakan, pemindaian virus, jalankan “chkdsk / r” untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk, memeriksa semua hardware add-in card. Jika masih gagal, hubungi perusahaan perbaikan komputer profesional dan minta bantuan

  • System Thread Exception Not Handled(stop code 0 x0000007E)

Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.
Solusi : Harap gunakan “Event Viewer” untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dari akar penyebab kesalahan yang ditemukan