Sering kali kita mendengar kata “wifi” atau anda salah satu pengguna wifi yang sering dijumpai di area – area yang memiliki sinyal wifi. Namun tahukah anda perangkat apa yang menyebarkan sinyal wireless tersebut ? perangkatnya adalah Wireless Access Point Dan Wireless Router.

Kedua perangkat ini sekilas sama dari bentuk bahkan mirip fungsinya, namun lagi – lagi serupa namun tak sama, ya begitulah kenyataannya yang terjadi pada dua perangkat jaringan ini.

  • Pengertian Access Point

Access point merupakan sebuah perangkat yang memiliki fungsi untuk menghubungkan beberapa wireless client komputer atau perangkat wireless handphone yang terhubung dalam sebuah jaringan yang sama.

Jika kita menggunakan kabel dalam sebuah jaringan kantor atau rumah. Maka Access point kita bisa anggap sebuah swicth yang menghubungkan beberapa komputer dengan menggunakan kabel LAN. Namun yang membedakannya adalah jika access point menggunakan gelombang radio.

  • Pengertian Router

Wireless router adalah sebuah alat yang memiliki fungsi untuk meneruskan paket-paket dari sebuah network ke network lainnya baik itu sebuah jaringan Lan ke Lan atau Lan ke WAN sehingga kita bisa berhubungan dengan host yang memiliki jaringan berbeda.

  • Perbedaan wireless Router dan Acces Point

Wireless Router

Port pada wireless router biasanya memiliki 1 buah port WAN yang dihubungkan ke modem untuk akses internet dan 4 port LAN yang dihubungkan ke lokal network dan wireless router dikonfigurasi sebagai gateway dan memiliki fitur DHCP Server, selainitu dihalaman konfigurasi juga bisa menerapkan fitur port bahkan firewall

Acces Point

Sedangkan untuk acces point biaasnya hanya terdapat 1 port ethernet dengan konektoe RJ45 yang biasanya digunakan untuk menghubungkan acces point ke router utama serta konfigurasi acces point hanya menentukan SSID dan security key

  • Perbedaan Fitur Access Point dan Router

Wireless Router

  1. Wireless Router dapat menghubungkan beberapa jaringan wireless yang berbeda atau beda subnet.
  2. Wireless Router dapat menjadi DHCP server, dimana biasanya memerlukan server untuk service DHCP ini.
  3. Wireless Router dapat membelokkan paket data yang ditujukan ke server tertentu (Port Redirect).
  4. Wireless Router dapat memetakan port service yang ada di pc/server ke port yang berbeda (Port Forwarding).
  5. Wireless Router dapat digunakan untuk Internet Sharing atau akses internet ke beberapa komputer.
  6. Wireless Router dapat melakukan NAT, yang mana IP Public internet dari ISP beda dengan IP lokal komputer, dan NAT dapat dianggap eperti firewall, karena jaringan lain di internet tidak dapat secara langsung mengakses komputer anda, namun harus melalui Router dahulu.
  7. Wireless Router dapat menggantikan sebuah server jaringan yang menyediakan akses internet sharing atau bandwidth manager.
  8. Wireless Router dapat melakukan Traffic Shaping / Bandwidth Management.
  9. Jika kita melihat beberapa fitur yang dimiliki oleh Router Wireless, maka sebenarnya banyak sekali fungsi dan juga fitur yang dapat kita jumpai dan di jalankan oleh perangkat seperti server dan juga router yang bisa dijalankan oleh wireless router.

Wireless Access Point.

  1. Access Point tidak dapat menjadi server DHCP.
  2. Access Point tidak memiliki fasilitas Port Forwarding.
  3. Access Point tidak memiliki fasilitas Port Redirecting.
  4. Access Point tidak dapat menggantikan sebuah server jaringan / Internet sharing.
  5. Access Point tidak memiliki fitur NAT, yang artinya tidak dapat menghubungkan 2 jaringan yang berbeda.
  6. Access Point semakin lambat respon dalam jaringan jika banyak user yang masuk / menggunakan jaringan.
  7. Access Point tidak memliki fitur Bandwidth Management / Traffic Shaping.

Fitur yang tidak terdapat pada Wireless access point

  • Fungsi DHCP
    Seperti yang sudah dikatakan diawal, jika Wireless access point mirip dengan hub/switch. Access point memiliki kemampuan untuk mendistribusikan alamat IP ke wireless klien secara otomatis. Sedangkan wireless router dapat bertindak sebagai DHCP Server. DHCP Server biasanya hanya bisa dijalankan pada perangkat router ataupun server.
  • Bandwith Control
    Fungsi ini tidak dapat kita temui pada wireless access point.
  • Parent Control
    Pengaturan yang digunakan untuk mem-filter website mana yang diizinkan atau tidak boleh oleh wireless client. Fungsi ini tidak bisa ditemukan pada wireless access point.
  • internet Access Control
  • Dynamic Domain Name System (DDNS)
    DNS menjadikan IP publik yang sering berubah-ubah (Dynamic) menjadi hostname yang sifatnya static.

Dari beberapa perbedaan Router Wireless dan Access Point, maka kita bisa menyimpulkan, bahwa Wireless Access Point mempunyai kemampuan yang cukup terbatas yang tentunya tidak dapat menggantikan beberapa fungsi Router Wireless, sedangkan wireless router memiliki fungsi yang lebih komplit sehingga dapat menggantikan fungsi Access Point atau bisa dirubah menjadi access point dengan cara mematikan fungsi router.