Komunikasi adalah Kunci keberhasilan dalam setiap program kegiatan. untuk itu kita harus menguasai cara dan sikap berkomunikasi yang baik dan benar agar kita mengetahui maksud yang disampaikan oleh lawan bicara dan menghindari kesalahpahaman, dengan berkomunikasi yang efektif dan baik kita juga akan mendapatkan informasi yang tepat. untuk itu saya akan membahas beberapa hal untuk maksimalkan keefektifan komunikasi :

  • Kemudahan memperoleh informasi.

Informasi dapat diperoleh dari berbagai sumber, mulai dengan tatap muka, bisa dari web, youtube, instagram, facebook, telepon, Whataps, telegram dan media lainnya.

  • Ketepatan dalam pemberian informasi.

Sapa lawan bicara dengan sopan , senyum dengan wajah yang sumringah, persilahkan duduk dengan tangan kanan, Dengarkan dengan Baik lawan bicara Lihat pandang lawan bicara dengan teduh, jangan main HP sendiri ketika ada yang berbicara, Sebisa mungkin jangan menyela kecuali Sudah out of tema itupun tetap dengan bahasa yang sopan. Di dalam kita memberikan informasi usahakan dengan pelan dan dengan bahasa yang mudah difahami, jika belum jelas bisa diulangi atau tanyakan kepada si penerima informasi apakah sudah faham atau belum, dalam kondisi tertentu jika perlu diminta feedback untuk mejelaskan balik. Bagi penerima pesan PERHATIKAN fahami materi yang disampaiakan Jika belum faham tanyakan atau mohon diulang dengan nada yang sopan

  • Kesediaan memberikan informasi.
Artike Lainnya  Cara mematikan update windows 10

Didalam memberikan infomasi kita harus sabar dan bisa memahami lawan bicara , karena bisa berbeda-beda penangkapannya, ada orang yang diberikan penjelasan sekali langsung faham, namun ada juga yang harus berulangkali menjelaskan, luangkan waktu sehingga penerima pesan memahami informasi tersebut.

  • Keterbukaan dalam pemberian informasi.

Pemberian informasi diebrikan dengan terbuka sehingga penerima pesan akan mudah memahaminya, informasi yang sifatnya harus detail perlu diberikan ilustrasi sehingga si penerima pesan faham betul. Simpan masalahmu jangan libatkan org lain dalam masalahmu dengan menunjukkan expresi cemberut, mangun, atau gestur yang tidak mengenakkan.

Anderson dan Weitz (1992) dan Sharma dan Patterson (1990) yang meliputi:

  1.  Kemudahan memperoleh informasi.
  2.  Ketepatan dalam pemberian informasi.
  3.  Kesediaan memberikan informasi.
  4.  Keterbukaan dalam pemberian informasi.

Pengaruh Keefektifan Komunikasi terhadap Kualitas Layanan

Hipotesis pertama yang diajukan dalam penelitian ini adalah keefektifan komunikasi berpengaruh positif signifikan terhadap kualitas layanan. Pada tabel 4.19 menunjukkan besarnya koefisien jalur (estimate dan standardized estimate) dengan nilai CR= 4.337 yang lebih besar dari ±2.0 atau tingkat signifikansi (P) uji hipotesis yang lebih kecil dari 5%. Oleh karena itu hipotesis yang diajukan diterima.

Source: ANALISA PENGARUH KOMUNIKASI KUALITAS LAYANAN TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN DENGAN MEDIASI KEPUASAN, Tesis s2: sugiyarto tahun 2007 hal 76