Semakin majunya zaman, semakin maju pula peradaban disekitarnya. Contohnya teknologi, ya teknologi di era saat ini di setiap harinya selalu mengalami kemajuan dalam sektor apapun. Teknologi yang saat ini terus berkembang mempermudah pekerjaan manusia di setiap bidangnya. Tak terkecuali teknologi VR, VR merupakan sebuah teknologi baru yang diciptakan para ahli untuk membantu kegiatan manusia menjadi lebih mudah. Yang dimana kita dibawa ke sebuah dunia virtual untuk melakukan sesuatu yang unik bahkan tidak ada di dunia nyata. Pasti kita langsung berfikir pasti VR bisa digunakan pada dunia gaming untuk bermain game, akan tetapi pemanfaatan nya saat ini cakupannya sangat luas. Bahkan, menonton film pun saat ini menggunakan bantuan kaca mata khusus 3D, untuk anak usia dini bisa diajarkan mengenal berbagai jenis binatang melalui animasi 3 Dimensi contohnya wahana 3D di Ancol.

Lalu apa itu VR?

VR atau Virtual Reality adalah sebuah teknologi yang membuat seorang pengguna dapat berinteraksi secara nyata dengan lingkungan yang ada di dalam dunia virtual yang disimulasikan oleh komputer. Dengan bantuan VR, user mampu membangun suasana 3D seperti berada di dalam dunia nyata, meskipun sedang berada di dunia maya. Teknologi VR lebih awal adalah Peta Bioskop Aspen yang diciptakan oleh MIT pada tahun 1977. Lalu pada akhir tahun 1980, istilah Virtual Reality atau VR dipopulerkan oleh Jaron Lanier yang merupakan salah satu pelopor modern pada bidang tersebut. Ia mempunyai sebuah perusahaan VPL Riset pada tahun 1985 yang telah mengembangkan dan membangun sebuah sistem yang disebut “kacamata hitam dan sarung tangan khusus”.

VR bekerja dengan memanipulasi kerja otak manusia sehingga membuat kita seolah-olah merasakannya seperti nyata. Bisa dibilang VR membuat pengguna masuk ke dunia virtual yang berbeda dengan dunia nyata.

Artike Lainnya  Cara ampuh mengatasi startup windows yang gagal

Untuk fungsi teknologi dari VR sendiri sudah mencakup banyak hal, seperti simulasi pengobatan dan bedah dalam bidang medis, lalu simulasi membuat desain dalam bidang teknik maupun fashion. Yang terbaru VR bisa digunakan untuk simulasi latihan militer. Pada bidang lainnya juga bisa dimanfaatkan menggunakan teknologi VR ini.

Akan tetapi VR memiliki efek negatif yang bernama Cybersickness. Cybersickness adalah gangguan yang sering dialami pengguna, pengguna akan merasakan ketegangan pada mata disertai rasa pusing. Jadi disarankan pengguna untuk memakai teknologi ini seperlunya saja. Di sisi lain efek positifnya pun banyak juga manfaatnya. Tertarik mencoba teknologi ini?