Kali ini kita akan membahas mengenai pemrograman arduino yaitu variabel dan scope variabel yang merupakan dasar dari materi-materi pemrograman arduino untuk peraltan atau membuat perangkat IoT atau yang lainya, silahkan simak materi variabel dan scope variabel  berikut ini.

1. VARIABLES


Variabel adalah kode program yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai pada sebuah nama. Yang biasa digunakan diantaranya adalah Integer, Long, Boolean, Float, Character.

  • int (integer)
    Variabel yang paling sering digunakan dan dapat menyimpan data sebesar 2 bytes (16 bits).
  • long (long)
    Biasa digunakan jika nilai datanya lebih besar dari integer. Menggunakan 4 bytes (32 bits).
  • boolean (boolean)
    Variabel yang hanya menyimpan nila TRUE dan FALSE saja. Hanya menggunakan 1 bit saja.
  • float(float)
    Digunakan untuk floating point pada nilai decimal. Memory yang digunakan 4 bytes (32 bits).
  • char(character)
    Menyimpan character berdasarkan ASCII kode (contoh: ‘A’=65). Menggunakan 1 byte (8 bits).

Berikut adalah table dai contoh type data :

Pemrograman Arduino : Variabel dan Scope Variabe

2. SCOPE VARIABEL

Dalam setiap pemrograman sering melibatkan penggunaan variabel, tidak terkecuali dalam pemrograman Arduino. Dalam pemrograman Ardino terdapat istilah cakupan variabel (Variable Scope). Lalu apakah yang dimaksud dengan Variable Scope? Mari kita simak uraian berikut ini.

Variabel dalam bahasa pemrograman C, dimana bahasa C ini digunakan dalam Arduino, memiliki suati properti yang disebut dengan cakupan (scope). Suatu cakupan merupakan wilayah dari program dan ada tiga tempat dimana variabel dapat dideklarasikan. Ketiga tempat tersebut adalah sebagai berikut.

  1. Di dalam fungsi atau blok, variabel ini disebut dengan variabel lokal (local variable).
  2. Di dalam definisi parameter fungsi, yang disebut dengan parameter formal (formal parameters).
  3. Di luar semua fungsi, variabel ini disebut dengan variabel global (global variable)

Variabel Local (Local Variable)

Sebagaimana disebutkan di atas, bahwa variabel lokal merupakan variabel yang dideklarasikan di dalam suatu fungsi atau blok. Variabel lokal ini hanya dapat digunakan oleh pernyataan (statement) yang berada di dalam fungsi atau blok kode. Berikut ini adalah contoh penggunaan dari variabel lokal.

Void setup () {
}
Void loop () {
int a , b ;
int c ; Local variable declaration
a = 0;
b = 0; actual initialization
c = 10;
}

Variabel Global (Global Variable)

Variabel global (Global variable) didefinisikan di luar seua dungsi, biasanya pada bagian atas dari program. Variabel global akan menyimpan nilainya sepanjang program dijalankan (life-time). Variabel global dapat diakses oleh semua fungsi apapun. Artinya variabel global akan tersedia terus untuk digunakan di seluruh program setelah dideklarasikan. Berikut ini adalah contoh penggunaan dari variabel global dalam pemrograman Arduino.

Int A , R ;
float j = 0 ; Global variable declaration
Void setup () {
}
Void loop () {
int x , y ;
int z ; Local variable declaration
x = 0;
y = 0; actual initialization
z = 10;
}