Saat akan merakit sebuah komputer, banyak bagian komponen komputer yang harus siapkan. Mulai dari bagian monitor sampai bagian CPU harus tersedia dengan lengkap agar sebuah perangkat komputer dapat tercipta. Di antara banyaknya komponen komputer yang ada di dalam komputer, terdapat satu komponen yang keberadaannya sangat vital akan tetapi tidak begitu diperhatikan yakni Harddisk.

Seperti yang kita ketahui, hardisk berfungsi sebagai salah satu bagian penting dari sebuah komponen komputer. Tanpa adanya hardisk, maka sebuah komputer tidak akan bisa menyimpan file-file penting dalam menunjang sebuah komputer. Bahkan aplikasi dan software pun juga tidak dapat dijalankan dengan baik pada komputer apabila harddisk tidak terpasang.

Terlebih lagi jika hardisk mengalami kerusakan, maka akan sangat berpengaruh terhadap kinerja komputer itu sendiri. Salah satu ciri kerusakan hardisk yang cukup sering terjadi adalah corrupted and unreadable. Yang artinya hardisk mengalami kerusakan sehingga “keberadaan” hardisk tidak bisa terdeteksi oleh komputer. Apa yang membuat hal itu bisa terjadi?

Terdapat beberapa faktor penyebab kerusakan hardisk. Di antaranya adalah :

  • Komputer yang sering dimatikan secara paksa tanpa melalui proses shutdown. Hal tersebut bisa menyebabkan konsleting pada beberapa komponen komputer, termasuk pada hardisk.
  • Komputer tidak memakai fungsi stabilizer sehingga saat listrik mati, maka komputer juga mengalami pemadaman secara tiba-tiba.
  • Umur hardisk yang sudah tua. Sama halnya dengan beberapa perangkat elektronik lainnya, kinerja hardisk juga akan menurun seiring dengan usia hardisk tersebut.
  • Terdapat virus yang menyerang harddisk. Salah satu ciri harddisk yang rusak bisa disebabkan oleh adanya virus komputer. Virus ini tidak hanya menyerang harddisk saja, bahkan dapat menyerang komponen-komponen komputer lainnya.
Artike Lainnya  Memperbaiki harddisk dan flashdisk write protected

Sebenarnya kalian tidak perlu membeli harddisk baru, karena harddisk yang mengalami corrupted and unreadable bisa diperbaiki jika kaliansudah tahu caranya. Berikut cara memperbaiki hardisk yang mengalami kerusakan dan tidak terbaca di komputer.

Langsung saja menuju cara Memperbaiki HDD Corrupted and Unreachable dengan Check disk ini yang terdapat 2 cara untuk melakukanya.

1. Memakai Command Prompt

Cara yang pertama adalah memakai Command Prompt. Cara ini adalah cara yang cukup sering dilakukan saat terjadi kerusakan pada harddisk. Cara menggunakannya adalah dengan menjalankan perintah CHKDSK. Perintah ini dapat digunakan agar hardisk bisa melakukan “pembersihan” sendiri. Maka dari itu, hardisk akan kembali mengatur sistem yang ada didalamnya agar dapat terbaca di komputer ataupun laptop. Cara menggunakannya adalah berikut.

  • Klik menu kemudian cari aplikasi Run.
  • Jika jendela Run sudah terbuka, berikutnya ketik “CMD” pada kotak pencarian.
  • Maka akan muncul jendela Command Prompt secara otomatis.
  • Jika Command Prompt telah terbuka, tuliskan perintah “CHKDSK D:” pada Command Prompt. Perlu di perhatikan jika perintah tersebut dilakukan sebagai perintah untuk keadaan mode read-only pada Drive D.
  • Perintah untuk melakukan perbaikan error yang ada pada harddisk tanpa melakukan scanning adalah menggunakan perintah “CHKDSK D:/F”.
  • Jika kalian ingin memperbaiki error pada harddisk serta menemukan dan memperbaiki semua data di hardisk, maka perintah yang harus dijalankan adalah “CHKDSK D:/R”.
  • Jika kalian ragu mengenai dua perintah sebelumnya dan memilih sendiri opsi apa yang bisa kalian lakukan, maka ketiklah perintah “CHKDSK/?”. Fungsi tersebut bisa menjadi bantuan untuk kalian yang menginginkan perintah sesuai kebutuhan.

2. Memakai Window Explorer

Jika kalian bingung dengan cara memakai Command Prompt. Maka cara yang berikutnya adalah memakai Window Explorer. Langkah-langkahnya adalah berikut.

  • Buka Window explorer, bisa dengan cara menggunakan kombinasi tombol “Windows + E” atau melalui Strart – Window Explorer.
  • Jika Window Explorer sudah terbuka, cara berikutnya adalah dengan mengecek hardisk, contohnya Hardisk di bagian C.
  • Klik kanan pada Drive C, kemudian klik pada bagian Properties.
  • Selanjutnya akan muncul pop-up dari bagian properties Drive C. Klik bagian tab tools maka akan muncul beberapa pilihan.
  • Klik “Check Now” pada bagian Error-Checking, nantinya akan muncul proses pengecekan pada Drive C.
  • Jika prosesnya berhasil, nantinya akan muncul muncul pop up Check Disk lokal disk yang digunakan. Karena yang kita pilih adalah Drive C, maka akan muncul Check Disk Local Disk C.
  • Terdapat bagian cheklist yang perlu kalian perhatikan. Di bagian check list tersebut mirip dengan perintah pada Command Prompt.
  • Jika kalian ingin melakukan check disk saat Drive C dalam keadaan read-only, maka langsung saja klik start.
  • Jika kalian ingin langsung memperbaiki error pada sistem, maka centanglah pada bagian “Atomatically fix file system errors”.
  • Jika kalian ingin melakukan perbaikan error sambil menemukan dan memperbaiki data, maka lakukan centang pada bagian “Scan for and attempt recovery”.
  • Bila kalian membutuhkan semuanya, centanglah keduanya, lalu klik Start.
  • Apabila muncul pesan, klik “Yes”, maka proses akan berjalan.
Artike Lainnya  Mengenal Teknologi SSD PCIE atau NVME

Jika proses checkdisk ini berhasil, maka komputer atau laptop akan melakukan booting secara otomatis hingga restart. Itulah tips memperbaiki hardisk corrupted and unreachable dengan check disk.

Semoga artikel Memperbaiki HDD Corrupted and Unreachable dengan Check disk ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca. Terimakasih